Menu

Mode Gelap
Pemkab Supiori Perkuat Kerja Sama dengan ATR/BPN, Siapkan Gedung untuk Operasional Kantor Pertanahan Buka Rakorda BPBD Se-Papua 2026, Bupati Biak Numfor Dorong Transformasi Penanggulangan Bencana Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar Berjalan, Bupati Biak Numfor Kunjungi PAUD dan SD di Biak Utara

WAROPEN

Cuaca Buruk ! Polres Waropen Berhasil Evakuasi 9 Korban Laka Laut di Tanjung 14

badge-check


					Cuaca Buruk ! Polres Waropen Berhasil Evakuasi 9 Korban Laka Laut di Tanjung 14 Perbesar

KABARSAIRERI.COM – Kepolisian Resor (Polres) Waropen berhasil mengevakuasi 9 korban kecelakaan laut (laka laut) yang terjadi di perairan Tanjung 14, kabupaten Waropen, pada Selasa (13/1/2026) pagi.

Kapolres Waropen AKBP. Iip Syarif Hidayat, S.H saat dikonfirmasi media melalui Kabag Ops. AKP Frits Arera, S.Sos menyampaikan peristiwa ini dilaporkan oleh Rudy Wairara, warga Kampung Mambai.

“Peristiwa ini dilaporkan oleh Rudy Wairara pada pukul 08.15 WIT pagi tadi di pos Polairud. Pelapor sedang melakukan perjalanan menggunakan speed boat dari Kampung Mambai menuju Kabupaten Waropen. Saat melintas di perairan Tanjung 14, pelapor melihat sebuah speed boat yang memuat 9 penumpang mengalami kecelakaan laut” ucap Arera.

Dijelaskan, pelapor kemudian memberikan pertolongan dengan menyelamatkan tiga orang pria ke pinggir pantai. Setelah memastikan korban dalam keadaan selamat, pelapor melanjutkan perjalanan ke Kali Sanggei dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Pos Jaga Polairud.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 08.30 WIT, Kasat Polairud Polres Waropen bersama anggota dan pelapor bergerak dari Kali Sanggei menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi terhadap para korban.

Polres Waropen mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan mengutamakan keselamatan dalam berlayar guna menghindari kejadian serupa.

Kabag Ops. AKP Frits Arera, S.Sos menghimbau kepada masyarakat Waropen untuk lebih waspada akan cuara buruk yang terjadi beberapa hari ini untuk gaja keselematan dalam menyeberangi lautan, baik ke arah Waropen bagian atas, ke Yapen atau ke arah Wapoga.

“Kami menghimbau kepada masyarakat Waropen untuk selalu waspada akan cuaca buruk pada beberapa hari ini. Jangan ambil resiko ! Komunikasi dan koordinasi dengan petugas Kepolisian dan lintas sektor lainnya jika ingin menyeberangi lautan. Baik mau ke arah Waropen bagian atas, ke Yapen atau ke arah Wapoga” himbau Arera.

Kronologis Kejadian

Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan laut ini berawal pada Senin, 12 Januari 2026, ketika para korban yang berasal dari Kampung Demba melakukan perjalanan menuju Kabupaten Waropen menggunakan speed boat. Namun, perjalanan tersebut tertunda di sekitar Tanjung Demba akibat cuaca laut yang tidak bersahabat, sehingga speed boat bermalam di rumah para nelayan di pinggir pantai.

Pada Selasa, 13 Januari 2026, sekitar pukul 05.45 WIT, karena kondisi cuaca masih buruk, enam orang memilih melanjutkan perjalanan melalui jalur darat dengan menyeberangi Tanjung 14. Sementara itu, tiga orang lainnya melanjutkan perjalanan lewat laut menggunakan speed boat.

Nahas, akibat angin kencang dan gelombang besar, speed boat yang ditumpangi ketiga korban tersebut terbalik dan tenggelam. Beruntung, seluruh korban berhasil menyelamatkan diri dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun hingga saat ini, speed boat dan mesin tempel belum dapat dievakuasi karena keterbatasan peralatan evakuasi.

Kerugian Materiil

Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, dengan rincian:

  • 1 unit speed boat tipe 19 vit senilai sekitar Rp35.000.000

  • 2 unit mesin tempel Yamaha 15 PK senilai Rp60.000.000

  • 1 unit sepeda motor darat merek Mio Soul senilai Rp25.000.000

  • 1 tas berisi 1 unit laptop merek Toshiba senilai Rp5.500.000

  • Uang tunai sebesar Rp2.500.000

Data Korban

Adapun korban laka laut berjumlah 9 orang, yakni:

  1. Oto Eldrin Jitmau (Pendeta, dewasa) – Selamat

  2. Nufendi Tuan (istri pendeta, dewasa) – Selamat

  3. Anita Erari (dewasa) – Selamat

  4. Aplena Gamai (dewasa) – Selamat

  5. Esau Yakup Jitmau (anak) – Selamat

  6. Abraham Jitmau (anak) – Selamat

  7. Petrus Pandori (dewasa) – Selamat

  8. Daniel Perkowe (mahasiswa, dewasa) – Selamat

  9. Hanok Sikowai (PNS, dewasa) – Selamat

Personel Polres Waropen yang Terlibat dalam Evakuasi

Kegiatan evakuasi dan penanganan laka laut ini dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Waropen dengan melibatkan 4 personel, yakni:

  • AKP Elton Jack Rumbiak

  • IPDA Felix Kafiar

  • AIPDA Oscar Janggo

  • BRIPDA Isak Wonaterei

Tindakan yang diambil oleh Sat Polairud Polres Waropen antara lain:

  • Melaporkan kejadian kepada pimpinan

  • Menyiapkan personel beserta kelengkapan

  • Menyiapkan speed boat dan BBM

  • Menggeser tim dari Pelabuhan Kali Sanggei menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bupati Biak Numfor Tinjau Lokasi Ledakan Bom di Yenures, Pastikan Korban Dapat Penanganan Maksimal

1 Juni 2026 - 22:35 WIT

Iqhi Aninam Imbau Suporter Jaga Kebersihan Saat Konvoi

31 Mei 2026 - 23:02 WIT

NONTON BARENG FILM DOKUMENTER “PESTA BABI” DI MANTEMBU JADI RUANG REFLEKSI BUDAYA DAN MASA DEPAN PAPUA

31 Mei 2026 - 00:50 WIT

Anggota DPRK Kepulauan Yapen Ayub Rawai Salurkan BBR kepada Warga Pegunungan Muman dalam Reses 2026

23 Mei 2026 - 15:56 WIT

Kalapas Kelas IIB Serui Bacakan Sambutan Menteri Komdigi pada Peringatan Harkitnas ke-118

20 Mei 2026 - 13:27 WIT

Trending di Kabar Saireri