KABARSAIRERI.COM – Pelaksanaan Kongres Dewan Pimpinan Nasional Pemuda Adat Papua (DPN PAP) Ke-II yang semula dijadwalkan berlangsung pada 21–22 Januari 2026 dipastikan batal digelar dan diundur ke bulan Maret 2026.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPN PAP, Jan Christian Arebo, SH, MH, dalam konferensi pers yang digelar di Isasai Cafe, Kota Jayapura, Selasa (20/1/2026) kemarin.
Jan Christian Arebo menjelaskan, penundaan kongres dilakukan karena kendala anggaran. Hingga mendekati hari pelaksanaan, dukungan pembiayaan untuk kegiatan tersebut belum tersedia.
“Kongres ini kami rencanakan sesuai proposal pada tanggal 21 dan 22 Januari. Namun karena keterbatasan anggaran, maka kami sepakati bersama untuk mengundurkannya ke bulan Maret 2026,” ujar Jan.
Ia menegaskan, DPN Pemuda Adat Papua merupakan organisasi masyarakat adat yang berdiri secara mandiri dan tidak bergantung pada pendanaan pemerintah. Oleh karena itu, keterbatasan dukungan finansial menjadi tantangan utama dalam penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tersebut.
Senada dengan itu, Sekretaris Panitia Kongres, Daud Rumaropen, memastikan bahwa kongres tetap akan dilaksanakan pada awal Maret 2026, dengan persiapan yang lebih matang.
“Kami pastikan kongres tidak dibatalkan, hanya ditunda. Panitia tetap bekerja agar kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik,” tegas Daud.
Kongres DPN PAP Ke-II direncanakan menjadi forum penting bagi pemuda adat se-Tanah Papua untuk konsolidasi organisasi, pembahasan program kerja, serta penguatan peran pemuda adat dalam pembangunan daerah. (Lintas Papua)














