#Jakarta — Gubernur Papua, Mathius Fakhiri, menegaskan komitmen seluruh kepala daerah di Tanah Papua untuk mengawal pengelolaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) serta seluruh program strategis nasional periode 2025–2029 agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Papua sebagai bentuk tanggung jawab bersama pemerintah daerah dalam memastikan setiap kebijakan dan anggaran yang dikucurkan negara tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh rakyat Papua.
“Saya menegaskan komitmen seluruh kepala daerah di Tanah Papua untuk mengawal Dana Otonomi Khusus dan seluruh program strategis nasional 2025–2029 agar benar-benar dirasakan rakyat. Setiap rupiah harus memberi manfaat nyata, tidak boleh bocor, tidak boleh melenceng dari tujuan,” tegas Gubernur Papua dalam unggahan Facebooknya Mathius D. Fakhiri. Kamis, 17/12/2025.
Gubernur Papua juga menyampaikan bahwa rencana penambahan Dana Otsus oleh Presiden Republik Indonesia merupakan bentuk kepercayaan besar dari pemerintah pusat kepada daerah. Namun, menurutnya, kepercayaan tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab dan kerja nyata.
“Rencana penambahan Dana Otsus oleh Presiden RI menjadi kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar. Kami sepakat bekerja maksimal, memperkuat pengawasan, dan memastikan kebijakan strategis, termasuk isu divestasi, berpihak secara adil bagi seluruh provinsi di Tanah Papua,” lanjutnya.
Fakhiri menekankan bahwa pembangunan Papua harus dilaksanakan dengan prinsip kejujuran, keberanian, dan kerja nyata, serta melibatkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
“Papua harus dibangun dengan kejujuran, keberanian, dan kerja nyata. Negara hadir, daerah mengawal, rakyat merasakan,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah daerah se-Tanah Papua dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang berkeadilan, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Papua. (*)













