KABARSAIRERI.COM – Harapan baru bagi dunia atletik di Kabupaten Biak Numfor kembali tumbuh setelah resmi terbentuknya kepengurusan Pengurus Cabang Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Biak Numfor periode 2026–2030. Organisasi ini kini dipimpin oleh Kompol Simon Ruchen Hiowati sebagai ketua terpilih.
Terbentuknya kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan cabang olahraga kebanggaan Papua yang dalam dua dekade terakhir dinilai mengalami kemunduran prestasi.
Anggota DPRK Biak Numfor, Yemima Marcela Msiren, menyampaikan bahwa Biak Numfor sejak dahulu dikenal sebagai gudang atlet, khususnya nomor sprint putra-putri, serta cabang tolak dan lempar. Menurutnya, pada medio 1970-an, Papua sangat disegani di tingkat nasional bahkan Asia berkat lahirnya atlet-atlet berkualitas dari tanah Papua, termasuk Biak Numfor.
“Biak ini gudangnya sprinter. Banyak nama besar lahir dari sini dan mengharumkan Papua di tingkat nasional. Kita pernah berjaya, dan itu harus kita hidupkan kembali,” tegas Yemima.
Mantan Komisioner KPU Biak Numfor yang pernah dinobatkan sebagai Komisioner terbaik se-Indonesia oleh KPU RI itu berharap kepengurusan PASI yang baru dapat bekerja maksimal dalam melakukan pembinaan atlet muda menuju kejuaraan regional, nasional hingga internasional.
Ia menegaskan, kebangkitan atletik tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan serius dari Pemerintah Daerah, khususnya melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, menjadi faktor penentu keberhasilan pembinaan.
Selain itu, Yemima juga mendorong agar dilakukan reorganisasi kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Biak Numfor. Menurutnya, sebagai induk organisasi olahraga, KONI harus menjalankan fungsi pembinaan, pengawasan, koordinasi, serta dukungan terhadap seluruh cabang olahraga secara optimal.
“Kalau KONI tidak berjalan maksimal, pembinaan cabang olahraga juga akan tersendat. Ini harus dibenahi bersama,” ujarnya.
Lebih jauh, Yemima juga berharap Gubernur Papua, Matius D. Fakhri, dapat segera menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik tingkat Provinsi Papua, bahkan membuka peluang partisipasi provinsi lain di Tanah Papua. Menurutnya, event regional menjadi kunci penting dalam meningkatkan kualitas dan mental tanding atlet.
Ia menyoroti ketertinggalan Papua dibanding sejumlah provinsi lain seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) yang kini memegang rekor nasional sprinter, serta Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Barat yang terus mendominasi cabang atletik nasional.
“Papua seperti tak berdaya dalam 20 tahun terakhir. Kita lihat di PON Sumatera-Aceh kemarin, atletik Papua tak mampu berbicara banyak. Ini memalukan dan harus jadi bahan evaluasi serius,” kata Yemima dengan nada tegas.
Pemilihan pengurus PASI Biak Numfor periode 2026–2030 sendiri dilaksanakan pada Minggu, 1 Maret 2026. Berikut susunan resmi kepengurusan terpilih:
-
Ketua: Kompol Simon Ruchen Hiowati
-
Wakil Ketua: Mayor Laut Maria Aibekob
-
Sekretaris: Mesias Demetouw, S.Pd
-
Bendahara: Mayor CKu (K) Patresia Siante
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, masyarakat olahraga Biak Numfor berharap langkah konkret pembinaan atlet segera dilakukan demi mengembalikan kejayaan atletik Papua di tingkat nasional maupun internasional. (*)










