Menu

Mode Gelap
Pemkab Supiori Perkuat Kerja Sama dengan ATR/BPN, Siapkan Gedung untuk Operasional Kantor Pertanahan Buka Rakorda BPBD Se-Papua 2026, Bupati Biak Numfor Dorong Transformasi Penanggulangan Bencana Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar Berjalan, Bupati Biak Numfor Kunjungi PAUD dan SD di Biak Utara

Web Arsip

HNSI Provinsi Papua Hadirkan Pembeli Komoditi Rumput Laut di Yapen

badge-check


					HNSI Provinsi Papua Hadirkan Pembeli Komoditi Rumput Laut di Yapen Perbesar

Yapen – Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Papua Adam Arisoy, melaksanakan kegiatan monitoring pembudidayaan komoditas rumput laut di Kampung Sarwandori, Distrik Kosiwo, Kepulauan Yapen, Papua, Senin (18/5/2026).

Dikesempatan itu, Adam Arisoy didampingi Wakil Bupati Yapen Roi Palunga, beserta Kepala Dinas Perikanan Yapen Daniel Reba.

Kunjungan ini, kata Adam, untuk mengecek kesiapan masyarakat dalam menyambut kunjungan Gubernur Provinsi Papua Matius Fakhiri, ke Kabupaten Kepulauan Yapen besok.

Adam menyebutkan bahwa, kendala utama para petani rumput laut di Kampung Sarwandori adalah, ketersediaan pasar untuk menjual hasil budidayanya.

Oleh sebab itu, HNSI Provinsi Papua telah menjalin diskusi dengan Komandan Lantamal X Jayapura, yang bersedia menyiapkan pasar untuk menampung hasil budidaya rumput laut masyarakat di Kampung Sarwandori dan juga di Kabupaten Biak Numfor.

Menurutnya, budidaya komoditas rumput laut sangat cepat, yang hanya berkisar 29 hari sudah bisa dipanen.

“Untuk itu, kunjungan kita kesini hari ini, untuk mengecek aktivitas masyarakat membudidaya rumput laut bersamaan dengan kunjungan gubernur besok kesini sehingga dapat kita laporkan,” ungkap Anggota DPR Provinsi Papua tersebut.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Perikanan Kepulauan Yapen Daniel Reba menjelaskan, lahan budidaya rumput laut yang tersedia di Kabupaten Kepulauan Yapen adalah 270 hektare.

Khusus di Sarwandori, kata Daniel, lahan yang tersedia dan sudah ditanami rumput laut sebanyak 4 hektare.

“Dan lahan itu masih dikelola oleh 7 kelompok pembudidaya, yang mana dalam satu kelompok ada 10 orang. Jadi dari 4 hektare ini yang terserap tenaga kerja baru sekitar 70 orang,” ungkapnya.

Sementara itu, salah petani rumput laut di Sarwandori berharap, dalam kunjungan Gubernur Papua besok, dapat memperhatikan potensi rumput laut di Yapen, khususnya di Kampung Sarwandori 1 dan 2.

Disebutkan bahwa, komoditas rumput laut dipilih karena lebih cepat menghasilkan pendapatan untuk berbagai kebutuhan bagi masyarakat setempat.

“Kami sudah mulai budidaya rumput laut ini sejak 2019. Jadi kedepan kami berharap semoga makin banyak kelompok tani disini dari 70 bisa naik sampai 100 lebih,” pungkasnya (*)

 

Editor: Iqhi Aninam

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Euforia Piala Dunia 2026: Ribuan Fans Gelar Konvoi Akbar Meriahkan Kota Serui

10 Juni 2026 - 17:04 WIT

Tingkatkan Kompetensi Aparatur, Yayasan Bengkel Kerja Papua Gelar Pelatihan Komputer bagi Pegawai Kesbangpol Yapen

4 Juni 2026 - 16:56 WIT

Bengkel Kerja Papua Gelar Pelatihan Komputer Gratis di Gereja GKI Makedonia Tanao untuk Tingkatkan Sumber Daya Jemaat

31 Mei 2026 - 15:59 WIT

Semarak Iduladha 1447 H, Menteri Nusron Salurkan Hewan Kurban ke Pondok Pesantren Attaqwa

30 Mei 2026 - 23:08 WIT

Jadi Khatib Iduladha, Menteri Nusron Sampaikan Pesan untuk “Sembelih” Ego dan Keserakahan

30 Mei 2026 - 23:06 WIT

Trending di Web Arsip