Menu

Mode Gelap
Pemkab Supiori Perkuat Kerja Sama dengan ATR/BPN, Siapkan Gedung untuk Operasional Kantor Pertanahan Buka Rakorda BPBD Se-Papua 2026, Bupati Biak Numfor Dorong Transformasi Penanggulangan Bencana Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar Berjalan, Bupati Biak Numfor Kunjungi PAUD dan SD di Biak Utara

BIAK

20 OAP di Biak Ikut Sosialisasi Pekerja Migran

badge-check


					Kepala Dinas Tenaga Kerja Biak Numfor, Djoni Domeng - Foto : RRI Perbesar

Kepala Dinas Tenaga Kerja Biak Numfor, Djoni Domeng - Foto : RRI

#Biak – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggelar kegiatan Sosialisasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia bagi orang asli Papua. Berlangsung di Hotel Swissbell Cendrawasih Biak. Senin (16/12/2025).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Biak Numfor, Djoni Domeng menjelaskan bahwa sosialisasi ini memiliki enam tujuan utama yang ingin dicapai pemerintah.

Enam hal tersebut adalah ; memberikan informasi akurat tentang prosedur, persyaratan, tujuan, dan jenis pekerjaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

Meningkatkan kesadaran hukum dan perlindungan sehingga mereka memahami proses menjadi CPMI dan kondisi kerja di luar negeri.

Mencegah penempatan ilegal dan perdagangan CPMI yang melanggar hukum, agar mereka bisa bekerja secara resmi dan terlindungi. Mempersiapkan mental, keterampilan, dan sikap kerja karena ada perbedaan budaya antara Indonesia dan negara tujuan.

Meningkatkan kemampuan dan keselamatan agar mereka tidak terlibat hal yang bertentangan dengan hukum dan norma di luar negeri dan menurunkan jumlah CPMI non-prosedural atau illegal.

Menurut Kadisnaker, dampak positif dari sosialisasi ini antara lain meningkatnya kesadaran hukum dan keselamatan kerja, kesiapan mental, keterampilan, serta administrasi CPMI, hingga peningkatan citra pekerja migran Indonesia di negara tujuan.

“Namun ini juga ada potensi dampak negatif jika sosialisasi kurang optimal, seperti informasi yang tidak merata sehingga masih ada CPMI yang mudah tertipu, dan kurangnya minat mengikuti prosedur resmi jika dianggap rumit dan tidak praktis” ungkapnya.

Kegiatan ini melibatkan narasumber dari Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Selatan dan pewakilan Imigrasi Biak Numfor. Pesertanya sebanyak 20 OAP yang berasal dari beberapa sekolah, antara lain SMK, SMAKES, serta Mahasiswa DIII Prodi kesehatan dan kebidanan.  (*)

Sumber : RRI

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Apolos Sroyer Tegaskan Penolakan Masyarakat Adat Warbon, Tolak Hadiri Sosialisasi Tim BRIN

12 Juni 2026 - 00:56 WIT

Buka Rakorda BPBD Se-Papua 2026, Bupati Biak Numfor Dorong Transformasi Penanggulangan Bencana

4 Juni 2026 - 22:28 WIT

Bupati Biak Numfor Tinjau Lokasi Ledakan Bom di Yenures, Pastikan Korban Dapat Penanganan Maksimal

1 Juni 2026 - 22:35 WIT

Iqhi Aninam Imbau Suporter Jaga Kebersihan Saat Konvoi

31 Mei 2026 - 23:02 WIT

NONTON BARENG FILM DOKUMENTER “PESTA BABI” DI MANTEMBU JADI RUANG REFLEKSI BUDAYA DAN MASA DEPAN PAPUA

31 Mei 2026 - 00:50 WIT

Trending di Sosial Masyarakat