KABARSAIRERI.COM – Fernando Worabai atas nama tokoh masyarakat Sasawa selaku pelaksana pekerjaan Paket Pembangunan 1 Ruang Kelas Baru (RKB) SD YPK Kanawa yang bersumber dari APBD-Perubahan Tahun Anggaran 2024, akhirnya membuka palang yang sebelumnya dipasang di lokasi sekolah tersebut. Kamis, 22/1/2026.
Pemalangan dilakukan (kemarin, Rabu 21 Januari 2026) disebabkan karena hingga kini pembayaran atas pekerjaan tersebut belum juga dibayarkan.
Hal ini membuat Fernando Worabai terpaksa mengambil langkah pemalangan sebagai bentuk tuntutan atas haknya sebagai pelaksana pekerjaan.
Saat diwawancarai di Sasawa, Fernando Worabai menyampaikan bahwa pembukaan palang dilakukan sebagai bentuk itikad baik dan penghormatan terhadap dunia pendidikan serta aktivitas belajar-mengajar di SD YPK Kanawa.
“Hari ini saya buka palang. Tapi jika belum ada kejelasan terkait pembayaran pekerjaan ini, saya terpaksa akan kembali melakukan pemalangan. Saya saat ini terlilit utang bahan bangunan di sejumlah toko,” ungkap Fernando.

Ia menegaskan, apabila dalam waktu dekat tidak ada kepastian penyelesaian dari pihak pemerintah daerah, maka dirinya akan mengambil langkah lebih tegas.
“Kalau tidak ada kejelasan, saya akan palang semua bangunan yang ada di wilayah Distrik Yapen Barat. Ini bukan ancaman, tapi jeritan karena hak saya belum dibayarkan,” tegasnya.
Fernando berharap pemerintah daerah segera memberikan kepastian dan menyelesaikan kewajiban pembayaran tersebut, agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan tidak berdampak lebih luas, khususnya terhadap fasilitas publik dan pelayanan pendidikan di Kepulauan Yapen. (*)
Penulis : Iqi Aninam















