KABARSAIRERI.COM – Bapak Yulianus Sayuri, orang tua dari almarhum Mantri Spenyel Sayuri, mewakili keluarga besar menyampaikan pernyataan resmi terkait meninggalnya putra mereka akibat kecelakaan tragis di Sungai Mamberamo beberapa waktu lalu.
Dalam keterangannya, Yulianus Sayuri menyampaikan bahwa keluarga telah mengikuti seluruh proses dan tahapan yang diperlukan sejak peristiwa tersebut terjadi. Jenazah almarhum telah berhasil dipulangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mamberamo Raya ke kampung halaman di Serui Menawi, dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan medis oleh dokter forensik di RSUD Serui.
“Kami keluarga telah menerima penjelasan medis dan ilmiah dari pihak yang berwenang atas hasil pemeriksaan tersebut,” ujar Yulianus Sayuri, Serui 18/1/2026.
Sehubungan dengan itu, keluarga besar almarhum dengan penuh kerendahan hati memohon kepada seluruh pihak agar tidak melakukan spekulasi maupun menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait meninggalnya almarhum.
Keluarga juga menegaskan kepercayaan penuh kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mamberamo Raya, tim gabungan, serta seluruh pihak terkait yang telah bekerja dan terlibat dalam proses pencarian, evakuasi, hingga pemulangan jenazah almarhum.
“Kami percaya bahwa setiap informasi dan hasil yang disampaikan oleh pemerintah dan tim terkait adalah benar, dapat dipertanggungjawabkan, dan dapat kami terima sebagai keluarga,” lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, keluarga menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya, Bupati dan Wakil Bupati Mamberamo Raya, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, serta seluruh rekan kerja almarhum, serta tim gabungan TNI dan Polri yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh sehingga jenazah almarhum dapat dipulangkan ke Serui.
Apresiasi turut diberikan kepada Pemerintah Kampung Sikari/Batavia, masyarakat Kampung Sikari, Ikatan Keluarga Yapen dan Waropen di Mamberamo Raya, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian hingga pemulangan jenazah.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu. Perhatian, dukungan, doa, dan bantuan yang diberikan akan selalu kami kenang,” ujar Yulianus Sayuri.
Sebagai penutup, keluarga menyampaikan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya, khususnya kepada Bupati, agar hak-hak almarhum sebagai seorang perawat/mantri dalam status kepegawaian selama menjalankan tugas dan pengabdiannya di Kabupaten Mamberamo Raya dapat diperhatikan dan diproses sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.
“Atas perhatian dan pengertian semua pihak, kami keluarga mengucapkan terima kasih,” pungkasnya. (*)















