KABARSAIRERI.COM – Masyarakat Distrik Yapen Timur, khususnya orang tua siswa SMA Unggulan Dawai, meminta perhatian serius pemerintah daerah terkait kebutuhan bus sekolah untuk mendukung kelancaran aktivitas belajar mengajar para siswa.
Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh salah satu orang tua siswa, Pieter Torobi, melalui unggahan di grup Facebook IKKS, pada Minggu (1/2/2026).
Dalam unggahannya, Pieter menegaskan bahwa keberadaan bus sekolah sangat dibutuhkan untuk memudahkan proses antar-jemput siswa yang selama ini menjadi kendala utama.
“Bisakah kami SMA Unggulan Dawai Yapen Timur dapat bus sekolah seperti ini. Kami sangat membutuhkan untuk antar jemput anak-anak sekolah,” tulis Pieter Torobi.
Ia mengungkapkan, pihak orang tua siswa bersama sekolah sebenarnya telah berupaya melakukan komunikasi dengan para pimpinan dan pemangku kepentingan terkait. Bahkan, proposal permohonan bus sekolah telah diajukan sejak tahun 2023 hingga 2025, namun hingga kini belum ada realisasi yang jelas.
“Kami sudah upayakan komunikasi dengan pimpinan, bahkan membuat proposal dari tahun 2023 sampai 2025, namun belum ada realisasi yang jelas. Karena itu kami sampaikan kembali, mudah-mudahan ada solusi dari saudara-saudara yang membaca postingan ini,” ujarnya.
Menurut para orang tua siswa, keterbatasan sarana transportasi berdampak langsung pada kedisiplinan dan keselamatan siswa, terutama bagi mereka yang tinggal jauh dari lingkungan sekolah. Kondisi ini dinilai memerlukan perhatian serius, mengingat SMA Unggulan Dawai merupakan salah satu sekolah rujukan di Distrik Yapen Timur.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, khususnya instansi terkait di bidang pendidikan dan perhubungan, dapat segera merespons aspirasi tersebut demi menjamin akses pendidikan yang aman dan layak bagi para siswa. (*)















