KABARSAIRERI.COM – Sejumlah kritik tajam datang dari masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen terhadap Gubernur Papua, Wakil Gubernur Papua, Ketua DPR Provinsi Papua, serta Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP). Selasa, 30/12/2025.
Kritik tersebut disampaikan karena dinilai tidak adanya kepedulian dan respons publik dari para pimpinan daerah Provinsi Papua terhadap tragedi kecelakaan yang terjadi di Kampung Waindu, Distrik Raimbawi.
Hingga hari keenam pascakecelakaan, proses pencarian terhadap para korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat setempat.
Dari total 21 korban kecelakaan tersebut, tercatat 3 orang berhasil selamat, 1 orang ditemukan meninggal dunia, sementara 17 korban lainnya hingga kini masih dalam pencarian.
Masyarakat menilai, musibah kemanusiaan yang menelan banyak korban ini seharusnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Papua dan lembaga-lembaga representatif daerah.
Namun, hingga saat ini, belum terlihat adanya pernyataan resmi, kunjungan, maupun langkah nyata dari Gubernur Papua, Wakil Gubernur, Ketua DPR Papua, maupun Ketua MRP sebagai bentuk empati dan tanggung jawab moral kepada keluarga korban.
“Sudah enam hari pencarian berlangsung, tetapi tidak ada satu pun pernyataan atau perhatian publik dari pimpinan Provinsi Papua. Ini sangat melukai perasaan keluarga korban dan masyarakat Yapen,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.
Kritik pedas dari akun Facebook Putra Kaine, yang menulis bahwa “ketua DPR Papua adalah anak Serui, tapi tidak ada kepedulian sama sekali yang terlihat” komentar di salah satu berita tentang kecelakaan Waindu.
Demikian juga dengan komentar pedas lainnya kepada Gubernur, “Gubernur menang di Yapen, tapi saat Yapen berduka Gubernur MDF diam seribu bahasa”.
Hal senada juga disampaikan Teo Wona, Ketua KPU Waropen di akun Facebooknya yang meminta anggota DPR Papua yang terpilih dari dapil Yapen dan Waropen untuk melihat kejadian kecelakaan laut ini.
Ketiadaan respons tersebut dinilai memperlihatkan lemahnya kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang dilanda duka.
Masyarakat berharap para pemimpin daerah tidak hanya hadir saat agenda seremonial, tetapi juga menunjukkan empati dan kepedulian nyata ketika rakyat menghadapi musibah besar.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban masih terus dilakukan dengan keterbatasan sarana dan kondisi alam yang cukup menantang.
Masyarakat Kepulauan Yapen berharap adanya perhatian dan dukungan nyata dari Pemerintah Provinsi Papua guna mempercepat proses pencarian serta memberikan bantuan kemanusiaan bagi keluarga korban. (*)















