Menu

Mode Gelap
Pemkab Supiori Perkuat Kerja Sama dengan ATR/BPN, Siapkan Gedung untuk Operasional Kantor Pertanahan Buka Rakorda BPBD Se-Papua 2026, Bupati Biak Numfor Dorong Transformasi Penanggulangan Bencana Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar Berjalan, Bupati Biak Numfor Kunjungi PAUD dan SD di Biak Utara

BIAK

Tertibkan Aset Pemprov Papua, Hotel Mapia Direvitalisasi untuk Dukung Pariwisata Biak

badge-check


					Tertibkan Aset Pemprov Papua, Hotel Mapia Direvitalisasi untuk Dukung Pariwisata Biak Perbesar

KABARSAIRERI.COM – Pemerintah Provinsi Papua melakukan penataan aset daerah di Kabupaten Biak Numfor dengan menetapkan penutupan sementara Hotel Mapia. Kebijakan ini diambil sebagai langkah revitalisasi agar aset pemerintah kembali berfungsi optimal dan memberi kontribusi nyata bagi ekonomi daerah.

Gubernur Papua Matius Fakhiri mengambil keputusan tersebut setelah meninjau langsung kondisi Hotel Mapia, Senin (12/1/2026). Dari hasil peninjauan, hotel dinilai membutuhkan pembenahan menyeluruh, baik dari sisi bangunan maupun fasilitas pendukung.

“Setelah melihat langsung kondisi aset, saya menilai Hotel Mapia sudah tidak layak. Bangunan dan fasilitasnya membutuhkan perbaikan besar agar dapat kembali berfungsi optimal,” ujar Fakhiri di Biak.

Gubernur menjelaskan, penutupan sementara merupakan bagian dari upaya pemerintah memperbaiki tata kelola aset. Revitalisasi diarahkan untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata dan layanan akomodasi di Biak Numfor.

“Kami ingin aset pemerintah dikelola lebih profesional sehingga dampaknya jelas bagi daerah,” katanya.

Selain pembenahan fisik, pemerintah juga memastikan penataan dilakukan dengan memperhatikan aspek tenaga kerja. Gubernur menyampaikan kewajiban pemerintah kepada pegawai Hotel Mapia akan diselesaikan selama masa penutupan sebelum proses revitalisasi berjalan.

“Kewajiban kepada pegawai akan kami tuntaskan. Setelah itu, tim percepatan akan bekerja membenahi hotel ini secara menyeluruh,” ucapnya.

Hotel Mapia merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Papua yang dibangun pada era 1990-an dan pernah menjadi salah satu penopang sektor akomodasi di Biak. Dalam beberapa tahun terakhir, keterbatasan perawatan membuat kondisi hotel tertinggal dibandingkan fasilitas perhotelan lain di wilayah tersebut. (*)

Sumber : PAPUA.GO.ID

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Apolos Sroyer Tegaskan Penolakan Masyarakat Adat Warbon, Tolak Hadiri Sosialisasi Tim BRIN

12 Juni 2026 - 00:56 WIT

Buka Rakorda BPBD Se-Papua 2026, Bupati Biak Numfor Dorong Transformasi Penanggulangan Bencana

4 Juni 2026 - 22:28 WIT

Bupati Biak Numfor Tinjau Lokasi Ledakan Bom di Yenures, Pastikan Korban Dapat Penanganan Maksimal

1 Juni 2026 - 22:35 WIT

Anggota DPRK Kepulauan Yapen Ayub Rawai Salurkan BBR kepada Warga Pegunungan Muman dalam Reses 2026

23 Mei 2026 - 15:56 WIT

Kalapas Kelas IIB Serui Bacakan Sambutan Menteri Komdigi pada Peringatan Harkitnas ke-118

20 Mei 2026 - 13:27 WIT

Trending di Kabar Saireri