SERUI- Lima guru program TITISI Angkatan VIII di Kabupaten Kepulauan Yapen disambut secara resmi oleh berbagai unsur pemerintah, gereja, dan dunia pendidikan dalam rangka mendukung implementasi sekolah model YPK di daerah tersebut.
Kegiatan penyambutan turut dihadiri Bupati Kepulauan Yapen, unsur DPRK Kepulauan Yapen, Badan Pekerja Klasis GKI Yapen Selatan, ketua Yayasan PSW kepulauan Yapen serta para pengelola sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya.
Sebanyak lima guru TITISI Angkatan VIII akan ditempatkan di SD YPK Sion Mantembu, SD YPK Pniel Kurudu, dan SD YPK Imanuel sebagai bagian dari implementasi program sekolah model YPK di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Kepada media, Yulefni Watalee selaku Supervisor Yayasan Transformasi Bagi Negeri (TBN), Jumat (21/05/2026), menyampaikan bahwa kehadiran para guru TITISI di Yapen bukan sekadar menjalankan proses belajar mengajar secara akademik, tetapi juga membawa transformasi pendidikan yang holistik.
“Pendidikan holistik yang dimaksud adalah pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan yang dapat terintegrasi dengan pembelajaran Alkitab atau Bible,” ujarnya.
Dirinya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh stakeholder pemerintah, gereja, dan dunia pendidikan di Kabupaten Kepulauan Yapen yang telah memberikan dukungan dan sambutan hangat terhadap program tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, gereja, dan Yayasan Transformasi Bagi Negeri (TBN) diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif bagi dunia pendidikan di Yapen, sehingga mampu menciptakan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing secara global.
“Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang ada di Pulau Yapen atas dukungan dan kerja sama yang baik dalam mendukung pelayana pendidikan ini,” tambahnya.
Diketahui, lima guru TITISI yang ditempatkan di Kabupaten Kepulauan Yapen akan menjalankan masa pelayanan selama dua tahun.













