Menu

Mode Gelap
Pemkab Supiori Perkuat Kerja Sama dengan ATR/BPN, Siapkan Gedung untuk Operasional Kantor Pertanahan Buka Rakorda BPBD Se-Papua 2026, Bupati Biak Numfor Dorong Transformasi Penanggulangan Bencana Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar Berjalan, Bupati Biak Numfor Kunjungi PAUD dan SD di Biak Utara

Sosial Masyarakat

RSUD Serui Terima Jazad Korban Lakalaut Waindu untuk Otopsi, Ini Hasilnya

badge-check


					RSUD Serui Terima Jazad Korban Lakalaut Waindu untuk Otopsi, Ini Hasilnya Perbesar

KABARSAIRERI.COM  – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Serui menerima satu jazad korban kecelakaan laut (lakalaut) yang terjadi di perairan Waindu, Distrik Raimbawi, Kabupaten Kepulauan Yapen, untuk dilakukan proses otopsi guna memastikan identitas korban. Rabu, 31/12/2025.

Jazad korban sebelumnya ditemukan oleh masyarakat di tanjung Kori dan selanjutnya diserahkan ke tim pencarian dan penyelamatan, kemudian langsung dievakuasi ke RSUD Serui dan dibawa ke kamar mayat untuk pemeriksaan forensik.

Kondisi jazad yang sudah rusak menyulitkan proses identifikasi secara visual, sehingga diperlukan tindakan medis lebih lanjut.

Direktur RSUD Serui, Erens Apasoi, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil awal otopsi, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia di atas 50 tahun.

“Dari hasil pemeriksaan di kamar mayat, dapat dipastikan korban berjenis kelamin laki-laki dengan estimasi umur di atas 50 tahun,” ujar Erens Apasoi kepada wartawan.

Selanjutnya, Dokter Forensik RSUD Serui, Gamael Fonataba, mengungkapkan bahwa hasil otopsi lanjutan mengarah pada identitas korban atas nama Hans Mabui (52), yang diketahui merupakan motoris speedboat pada peristiwa lakalaut Waindu di Distrik Raimbawi, 24 Desember malam lalu.

“Hasil otopsi yang kami lakukan mengarah pada korban atas nama Arius Mabui, usia 52 tahun, yang merupakan motoris speedboat dalam kecelakaan laut di Waindu,” jelas dr. Fonataba.

Pihak RSUD Serui menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak keluarga dan instansi terkait untuk proses administrasi selanjutnya, termasuk penyerahan jenazah kepada keluarga korban setelah seluruh tahapan medis dinyatakan selesai.

“Setelah hasil otopsi, kami serahkan jazad kepada keluarga untuk dimakamkan” tambah dokter Fonataba.

Peristiwa lakalaut Waindu sendiri menelan sejumlah korban dan masih menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Distrik Raimbawi dan Kabupaten Kepulauan Yapen.

Tertanggal 31 Desember 2025, dari 21 korban ; 3 selamat, 2 ditemukan meninggal dunia dan 16 hilang dalam pencarian. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Apolos Sroyer Tegaskan Penolakan Masyarakat Adat Warbon, Tolak Hadiri Sosialisasi Tim BRIN

12 Juni 2026 - 00:56 WIT

83 Siswa Kelas VI SD Inpres 1 Serui Resmi Lulus, Plt Kepala Sekolah Tekankan Pentingnya Dukungan Orang Tua Tingkatkan Mutu Pendidikan

6 Juni 2026 - 19:14 WIT

Tiga Siswa SD Negeri 1 Serui Jadi Teladan Kejujuran, Kembalikan Uang Rp2,6 Juta yang Ditemukan di Jalan

6 Juni 2026 - 19:05 WIT

Charles Gomar: Semangat Piala Dunia 2026 Bangkitkan Kreativitas Pelukis Jalanan di Serui

6 Juni 2026 - 15:41 WIT

Sampah Berserakan di Pasar Aroro Iroro Serui, Pedagang Keluhkan Bau Tak Sedap

5 Juni 2026 - 19:59 WIT

Trending di YAPEN