KABARSAIRERI.COM — Sebuah kecelakaan laut menimpa 21 orang penumpang sebuah speedboat di perairan Waindu, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, pada Rabu malam (24 Desember 2025). Speedboat yang sedang dalam perjalanan dari Serui menuju kampung Waindu dihantam gelombang tinggi dan angin kencang, sehingga speedboat bocor dan seluruh penumpang terjebak di laut.
Hari ini (hari ke 3), satu mayat berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi dan dimakamkan di kampung Waindu, distrik Raimbawi. Menurut keterangan dari puskesmas Waindu bahwa yang ditemukan adalah Sarah Injoweri, perempuan 12 tahun. Sabtu, 27/12/2025.
Data yang dihimpun oleh Kabar Saireri, Sabtu 27/12/2025 adalah ;
- Usman Asis (L) 37 Tahun – Selamat/Hidup
- Santi Rontini (P) 26 Tahun – Selamat/Hidup
- Hengki Injoroweri ( L) 40 Tahun – Selamat/Hidup
- Sarah Injoroweri (P) 12 Tahun – Ditemukan Meninggal Dunia
- Yakoba Swom (P) 37 Tahun – Dalam Pencarian
- Alfonsina Injoroweri (P) 17 Tahun – Dalam Pencarian
- Ester Injoroweri (P) 4 Tahun – Dalam Pencarian
- Ajay Injoroweri ( L ) 2 Tahun 6 Bulan – Dalam Pencarian
- Charles Injoroweri ( L) 33 Tahun – Dalam Pencarian
- Ona Poppi Ampasoi (P) 32 Tahun – Dalam Pencarian
- Yone Olivia Injoroweri ( P) 9 Tahun – Dalam Pencarian
- Hendrik Injoroweri (L) 5 Tahun – Dalam Pencarian
- Aliando Brayen injoroweri (L) 2 Tahun – Dalam Pencarian
- Teri Brando Injoroweri (L) 8 Tahun – Dalam Pencarian
- Johanis Injoroweri ( L) 60 Tahun – Dalam Pencarian
- Ivon Injoroweri (P) 6 Tahun – Dalam Pencarian
- Naftali Injoroweri (L) 19 Tahun – Dalam Pencarian
- Mey ( P) 1 Tahun 7 Bulan – Dalam Pencarian
- Maria Injoroweri ( P) 35 Tahun – Dalam Pencarian
- Hendrik Injoroweri (L) 10 Tahun – Dalam Pencarian
- Arius Mabui (L) 52 Tahun – Dalam Pencarian
Korban yang berhasil ditemukan termasuk di antaranya seorang petugas puskesmas Waindu. Mereka ditemukan terapung di perairan yang berbeda dan langsung dievakuasi. Beberapa di antaranya mengalami luka dan kelelahan setelah terombang-ambing di laut.
Basarnas mengatakan pencarian terus diperluas mengikuti arah arus laut dan angin dominan, bekerja sama dengan berbagai unsur termasuk kapal SAR dan perahu karet. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca buruk di perairan setempat dan memberikan dukungan doa agar seluruh korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. (*)















