KABARSAIRERI.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen menerima aspirasi masyarakat Kampung Yapan dan Kampung Mantembu terkait rusaknya pekuburan Mantembu akibat pengikisan tanah di Kali Manaenam yang kerap terjadi saat hujan deras dan banjir.
Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan masyarakat kepada anggota DPRK Kepulauan Yapen, yakni Sadrak Warmetan, Fredolin Warkawani, dan Fredy Barangkea.

Warga mengeluhkan kondisi pekuburan Mantembu yang semakin terancam karena abrasi tanah di bantaran kali, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan yang lebih parah.

Anggota DPRK Kepulauan Yapen, Sadrak Warmetan, mengatakan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat telah diterima dengan baik oleh pihak DPRK.
Ia menegaskan bahwa persoalan ini akan menjadi perhatian serius dan akan segera disampaikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen untuk dicarikan solusi yang tepat.

“Aspirasi masyarakat Kampung Yapan dan Mantembu sudah kami terima. Saya bersama anggota DPRK lainnya akan menyampaikan hal ini kepada pemerintah daerah agar dapat mencari solusi terbaik atas permasalahan kerusakan pekuburan Mantembu,” ujar Sadrak Warmetan.

Sementara itu, Fredolin Warkawani mengimbau kepada seluruh masyarakat Kampung Yapan dan Mantembu agar dapat menahan diri dan tidak melakukan aksi-aksi yang dapat merugikan kepentingan umum, khususnya rencana pemalangan fasilitas air bersih.
“Kami minta masyarakat tetap menahan diri dan tidak melakukan aksi pemalangan air. Mari kita serahkan penanganan masalah ini melalui jalur yang baik dan sesuai mekanisme pemerintah,” kata Fredolin.
DPRK Kepulauan Yapen berharap adanya koordinasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah daerah sehingga persoalan kerusakan pekuburan Mantembu dapat segera ditangani dan tidak menimbulkan dampak sosial yang lebih luas di kemudian hari. (*)















