KABARSAIRERI.COM – Kepedulian tidak selalu harus ditunjukkan dengan hal besar. Terkadang, langkah sederhana justru memberi dampak luas bagi banyak orang. Prinsip itulah yang tercermin dalam aksi Wakil Ketua II DPRK Kepulauan Yapen, Djorge Logianto, saat menjawab keluhan masyarakat dan atlet tinju di kawasan Taman Odo, Serui.
Djorge menyampaikan pesan penuh makna kepada para atlet tinju muda: “Sederhana dalam langkah, besar dalam upaya. Terus disiplin berlatih, jaga semangat, dan kejar prestasi.” Pesan itu bukan sekadar kata-kata, tetapi dibuktikan langsung dengan tindakan nyata.
Menanggapi keluhan masyarakat terkait penerangan yang rusak di Taman Odo yang selama ini menjadi lokasi latihan atlet tinju pada sore hingga malam hari, Djorge Logianto bersama anggota DPRK dari Fraksi NasDem, Rian Hendrik, turun langsung dan menjawab keluhan tersebut.

Mereka memastikan lampu-lampu taman yang rusak dipasang kembali, sehingga area latihan menjadi lebih terang dan aman, tapi juga taman Odo dapat menjadi tempat bersantai bagi masyarakat Serui.
Langkah cepat tersebut disambut hangat oleh para atlet. Salah satunya, Muhamad Ibrahim, atlet tinju Samara Boxing, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian para wakil rakyat itu.
“Terima kasih kepada Wakil Ketua II DPRK yang sudah pasang lampu. Sekarang kami bisa latihan sampai malam dengan baik,” ujar Muhamad Ibrahim, Kamis (15/1/2026).
Ia juga menyampaikan harapan kepada masyarakat yang kerap nongkrong di Taman Odo agar ikut menjaga fasilitas umum.

“Kami berharap masyarakat yang nongkrong di Taman Odo untuk tidak mabuk dan memecahkan botol. Kami sering kewalahan karena sebelum latihan harus membersihkan pecahan beling,” tambahnya.
Bagi para atlet, penerangan bukan sekadar soal cahaya, tetapi tentang keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan mimpi mereka di dunia olahraga. Kehadiran wakil rakyat yang mau mendengar dan bertindak langsung menjadi suntikan semangat tersendiri.
Melalui aksi sederhana namun berdampak besar ini, Djorge Logianto menegaskan bahwa pembangunan karakter, olahraga, dan kepedulian sosial harus berjalan beriringan demi melahirkan generasi muda Kepulauan Yapen yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing. (*)















